Oleh : dr achmad budi karyono
Puasa kita telah melewati 10 hari yang pertama. Alkhamdulillah kita masih diberi kekuatan dan kesehatan untuk melaksanakannya. Namun tidak sedikit pula saudara kita yang tidak bisa menunaikan puasa karena sesuatu hal, antara lain sakit. Oleh karena itu kita patut bersyukur kepada Allah SwT masih bisa melaksanakan ibadah di bulan Romadhon 1446H ini.
Rasa lapar dan dahaga pasti kita rasakan dalam memunaikan puasa. Kita ambil hikmahnya, yang salah satunya adalah bahwa kita masih diberi rasa lapar, tentunya harus bersyukur.
Bagi saudara kita yang sedang sakit, tetap harus bersyukur, misal sakit batuk. Batuk merupakan proteksi tubuh kita untuk mengeluarkan benda asing di jalan nafas, baik itu berupa penyakit atau sesuatu yang menyumbat. Kita bersyukur juga karena masih bisa batuk.
Coba kita bayangkan kalau kita tidak bisa membatukkan. Kemudian penyakit akan berkembang disitu atau ada penyumbat jalan nafas. Bersyukur yang dimaksud bukan berarti menerimanya dan tidak ada tindak lanjut. Misalnya kalau ternyata jadi sakit batuk, harus berusaha untuk menyembuhkannya kepada ahlinya.
Begitu juga ketika kita bersin, kita diajarkan oleh Rasulullah baca takhmid. Itu merupaakan salah satu bentuk syukur pula.
Bersin juga salah satu proteksi tubuh ketika jalan nafas bagian atas tergelitik oleh penyakit yang masuk, sehingga timbul refleks untuk mengeluarkan dengan cara bersin. Itulah sebabnya ‘harus’ mengucap takhmid. Kita masih diberi kekuatan untuk itu.
Coba kita bayangkan saat Allah SwT mencabut sebagian kekuatan pada seseorang atau lebih sering kita sebut stroke. Bagian tubuhnya tidak bisa berfungsi selayaknya, tanpa daya apalagi kekuatan, bahkan rasa sakitpun sirna. Saat ‘digigit’ nyamukpun tidak ada respon. Padahal nyamuk yang biasa kita libas dan hanya sebesar itu, seakan mampu mengalahkan seseorang yang sedang dicabut kekuatannya.
Tiada daya dan kekuatan melainkan dari Allah SwT. Oleh karena itu bersyukurlah setiap saat, agar kenikmatan akan dilipat gandakan, khususnya pada kesehatan yang diberikan kepada kita. Gunakan nikmat sehat beribadah sesuai tuntunan dan menghindari untuk menyia nyiakan.
Semoga kita selalu sehat. (Abk)
No comments:
Post a Comment